Cerita di baliknya
Berawal dari dapur seorang ibu.
Saya tidak memulai Akar Wangi untuk menjadi pemasok. Saya memulainya karena ingin tahu persis apa yang dimakan anak saya sendiri.
Waktu itu saya mencari daun dan bunga yang benar-benar aman untuk dimakan, dan ternyata tidak mudah menemukannya. Akhirnya saya coba tanam sendiri — beberapa tray kecil di rumah, dengan benih yang saya pilih satu per satu.
Yang bermula dari beberapa tray itu tumbuh menjadi greenhouse di Bandung, dan bersamanya tumbuh satu aturan sederhana: kami hanya menyajikan yang berani kami sajikan untuk keluarga sendiri. Itu sebabnya kami menanam tanpa pestisida, dan memanen sesuai pesanan.
Semua yang ada di katalog ini kami tanam sendiri — dari benih, di kebun kami, dengan tangan kami. Tanyakan apa saja tentang tanaman ini dan kami bisa menjawabnya, karena kami menemani setiap tahapnya.
Akar Wangi menanam sejak 2016. Hari ini kebun yang sama sampai ke ratusan hotel, restoran, dan kafe, dengan jadwal pengiriman rutin. Skalanya berubah. Alasannya tidak.
Meliana Yusuf
Pendiri · Akar Wangi
Ditanam seperti untuk keluarga sendiri.
2016
Tahun kami mulai menanam
109
Varietas di kebun hari ini
7 kota
Tujuan pengiriman rutin kami
Empat hal yang kami rawat sejak awal.
Tidak ada satu pun di sini yang kami karang untuk sebuah katalog. Ini kehati-hatian seorang ibu untuk anak-anaknya, yang kami teruskan ke dapur yang jauh lebih besar dari dapur kami sendiri.

Standar keluarga
Setiap keputusan kami selalu kembali ke satu pertanyaan sederhana: apakah ini akan saya sajikan untuk anak saya sendiri? Kalau jawabannya ragu, kami mengambil waktu sedikit lebih lama sebelum mengirimkannya.

Jujur & terbuka
Kami menanam tanpa pestisida, dan dengan senang hati menceritakan caranya. Media tanamnya apa, berapa lama tumbuhnya, siapa yang memetiknya pagi itu — semuanya boleh ditanyakan.

Segar karena dipetik untuk Anda
Kami memanen sesuai pesanan. Cara ini memang lebih merepotkan bagi kami, dan justru itu yang membuat daunnya masih segar saat sampai di dapur Anda.

Berakar, terus belajar
Kami berpijak pada makanan sungguhan dan tanaman warisan Nusantara, sambil terus belajar. Beberapa varietas di kebun kami tumbuh karena dulu ada chef yang bertanya, lalu kami mencoba menjawabnya.
Kebun
Tempat semuanya tumbuh
Greenhouse di Bandung, dengan ruang terpisah berpengaturan iklim khusus untuk microgreen. Dua jenis tanaman dengan dua lingkungan yang berbeda, karena kebutuhannya memang berbeda.
Benih
Kami memilih benih sendiri dan menyemainya di media yang sudah kami uji. Dari titik ini kami sudah tahu tanaman itu akan jadi apa.
Tumbuh
Microgreen 8–21 hari di ruang berpengaturan iklim; bunga dan selada di greenhouse utama. Tanpa pestisida, sejak hari pertama.
Panen
Dipetik di pagi hari pengiriman, sesuai pesanan yang masuk. Bunga dipetik tanpa air di kelopaknya supaya tidak menghitam.
Sampai di dapur Anda
Dikemas hari itu juga dan berangkat hari itu juga. Yang Anda terima adalah yang dipetik untuk Anda.
Mari berkenalan
Kalau ada yang ingin Anda tanyakan tentang cara kami menanam, silakan sapa. Kami senang menjelaskannya sampai tuntas.